Menurut Kantor Berita ABNA, Wartawan portal Surat Khabar Mesir al-Ahram Senin (27/8) melansir beruta, "Sejak Cina memperkenalkan Teheran sebagai tempat terlaksananya konferensi Gerakan Non Blok, Israel semakin tidak tenang dan berusaha semaksimal mungkin untuk memprovokasi negara-negara anggota untuk tidak hadir dalam konferensi tersebut." Zionis - Israel mengambil tindakan tersebut setelah Ayatullah Sayid Ali Khamenei dan Ahmadi Nejad mengumumkan Israel sebagai penyakit dan masalah besar dunia Islam pada hari Ahad lalu. Diberitakan pula, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak agar Sekjen PBB Ban Ki Moon agar mengurungkan niatnya untuk ambil bagian dalam konferensi GNB tersebut. Israel menganggap keikutsertaan Ban Ki Moon dalam konferensi GNB Teheran sebagai sebuah kesalahan besar yang akan menurunkan wibawa PBB. Tel Aviv juga bertindak demikian setelah Mesir menilai KTT GNB di Teheran adalah sebuah pertemuan penting. Sementara itu surat khabar Mesir menulis, keputusan Presiden Mesir Muhammad Mursi menyebabkan kemarahan para pemimpin Israel. Media-media Israel yang khawatir dengan ancaman Iran atas negara Israel dan sekutunya mengkritik keras kehadiran Mesir dalam konferensi GNB dengan mempersoalkan pendirian Mesir jika Israe menyerang Iran. Apakah Mesir akan duduk mendiamkan diri atau hubungan dua negara itu akan menjadi jelas? Media-media tersebut memberitakan perjalanan Mursi ke Tehran akan menimbulkan pertanyaan tentang masa depan negara-negara kawasan dan hubungan Kairo dengan Tel Aviv sedangkan perkembangan Mesir di masa Muhammad Mursi mengalami banyak perubahan khususnya politik luar negeri Mesir. Dari perspektif lain Ali Larijani sangat menghargai niat Mesir untuk menghadiri konferensi tersebut yang menurutnya bisa semakin memperat jalinan hubungan antara Teheran dan Kairo. Apalagi sejak kemenangan revolusi Islam Iran, Mesir dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik dan Mursi adalah presiden pertama Mesir yang akan mengunjungi Iran sejak tahun 1979.
27 Agustus 2012 - 19:30
Kode berita: 340529
"Sejak Cina memperkenalkan Teheran sebagai tempat terlaksananya konferensi Gerakan Non Blok, Israel semakin tidak tenang dan berusaha semaksimal mungkin untuk memprovokasi negara-negara anggota untuk tidak hadir dalam konferensi tersebut."